AI & Technology
Physical Intelligence Kembali Berunding Raih Pendanaan US$1 Miliar pada Valuasi Di Atas US$11 Miliar

Ringkasan Artikel
- Physical Intelligence dilaporkan sedang bernegosiasi untuk mengumpulkan sekitar US$1 miliar pada valuasi lebih dari US$11 miliar
- Pendanaan itu melibatkan Founders Fund, Lightspeed, serta investor lama seperti Thrive Capital dan Lux Capital
- Jika terealisasi, putaran ini menggandakan valuasi perusahaan dalam empat bulan terakhir dan menandai gelombang modal besar untuk robotika berbasis AI generatif.
Physical Intelligence, startup robotika yang berbasis di San Francisco, dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk mengumpulkan sekitar US$1 miliar dalam putaran pendanaan baru pada valuasi yang diperkirakan melebihi US$11 miliar, menurut laporan Bloomberg yang dikutip TechCrunch pada 27 Maret 2026. Jika transaksi itu terealisasi, nilai perusahaan akan hampir dua kali lipat dari valuasi US$5,6 miliar yang dicatatnya empat bulan lalu — menandakan masuknya modal besar ke sektor physical AI yang menggabungkan model kecerdasan umum dengan perangkat keras robotik.
Siapa Pemain dan Struktur Investasi
Menurut sumber yang dikutip, Founders Fund diperkirakan akan menjadi salah satu investor utama dalam putaran itu. Lightspeed Venture Partners juga dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk berpartisipasi, sementara investor yang sudah ada seperti Thrive Capital dan Lux Capital dikatakan akan kembali menanamkan modal. Laporan menyebutkan bahwa kesepakatan ini masih berada pada tahap awal dan detail akhir, termasuk ukuran akhir putaran dan persentase kepemilikan, dapat berubah.
Keikutsertaan nama-nama besar tersebut mencerminkan keyakinan pasar ventura terhadap peluang komersialisasi teknologi robotika generatif — meski perusahaan sendiri belum memberikan konfirmasi resmi mengenai besaran akhir pendanaan.
Ambisi Teknologi dan Model Bisnis
Physical Intelligence didirikan untuk mengembangkan model AI umum yang dapat mengendalikan berbagai jenis robot fisik dalam tugas sehari-hari, mulai dari melipat pakaian hingga menyiapkan bahan makanan. Dalam kunjungan TechCrunch pada Januari 2026, salah satu pendiri, Sergey Levine, menggambarkan ambisi perusahaan dengan analogi: "Think of it like ChatGPT, but for robots." Pernyataan ini menegaskan fokus mereka pada pengembangan perangkat lunak model dasar (foundation models) yang kemudian diintegrasikan dengan platform keras robotik.
Co-founder Lachy Groom sebelumnya mengatakan perusahaan belum memiliki timeline jelas untuk komersialisasi, tetapi investor tampak nyaman dengan pendekatan jangka panjang tersebut. Groom menilai kapasitas komputasi dan penelitian sebagai bidang yang tak terbatas untuk diinvestasikan dalam menggenjot kemampuan robotik.
Dampak pada Industri dan Pasar Modal
Putaran pendanaan senilai sekitar US$1 miliar untuk Physical Intelligence, jika terwujud, akan menjadi sinyal kuat bagi pasar modal dan industri robotika bahwa investor tetap bersedia menggelontorkan modal besar meski tantangan komersialisasi masih ada. Bagi perusahaan portofolio pendana seperti Founders Fund, Lightspeed, Thrive Capital, dan Lux Capital, langkah ini mencerminkan strategi menempatkan taruhan pada perusahaan yang mampu menyatukan perangkat lunak AI canggih dengan solusi perangkat keras fisik.
Di sisi pasar, valuasi yang melonjak dalam waktu singkat dapat memicu perbandingan dengan perusahaan-perusahaan AI dan robotika lain yang juga mendapat suntikan modal besar. Namun, risiko teknis dan kebutuhan modal berkelanjutan tetap menjadi faktor yang dapat memperlambat jalan menuju pendapatan berulang (recurring revenue).
Keterangan Perusahaan dan Proyeksi Ke depan
Physical Intelligence telah mengumpulkan lebih dari US$1 miliar modal hingga awal 2026 dan mempekerjakan puluhan peneliti yang fokus pada general-purpose robotics. Perusahaan menyatakan tidak menetapkan batas waktu komersialisasi, sebuah sikap yang menunjukkan kesiapan untuk mengorbankan tekanan jangka pendek demi kemajuan teknologi jangka panjang.
Jika putaran baru berhasil, dana segar tersebut kemungkinan akan dipakai untuk mempercepat penelitian model dasar untuk robot, memperluas kapasitas komputasi, merekrut talenta engineering dan riset, serta menguji integrasi model ke berbagai platform robotik. Namun investor dan pemangku kepentingan akan tetap mengawasi metrik komersial seperti uji coba lapangan, efisiensi biaya operasional robot, dan jalur menuju pendapatan yang lebih jelas.
Kesimpulan
Berita pembicaraan pendanaan ini menempatkan Physical Intelligence di tengah perhatian investor global terhadap robotics+AI yang berpotensi menggeser sejumlah industri manufaktur dan layanan. Meski detail final masih cair, keterlibatan investor besar seperti Founders Fund, Lightspeed, Thrive Capital, dan Lux Capital menandakan kepercayaan modal ventura terhadap visi perusahaan—namun jalan menuju komersialisasi dan profitabilitas tetap panjang dan penuh tantangan teknis.