Finance & Investment
Harga Emas Digital Menguat, Lakuemas Catat Kenaikan pada 10 Maret 2026

Ringkasan Artikel
- Harga emas digital di berbagai platform seperti Lakuemas, IndoGold, Treasury, dan ShariaCoin tercatat menguat pada 10 Maret 2026
- Kenaikan dipengaruhi kombinasi penguatan harga emas global dan pergerakan rupiah
- Tren minat investor ritel ke produk emas digital terus meningkat sebagai alternatif investasi skala kecil.
Jakarta — Harga emas digital pada Selasa, 10 Maret 2026, tercatat mengalami penguatan di sejumlah platform perdagangan, mendorong minat investor ritel yang memanfaatkan instrumen ini untuk akumulasi bertahap. Data yang dihimpun investor.id menunjukkan PT Laku Emas Indonesia (Lakuemas) mencatat kenaikan harga beli menjadi Rp2.868.000 per gram dan harga jual Rp2.795.000 per gram, masing‑masing naik sekitar Rp10.000 dibandingkan catatan sebelumnya.
Faktor Penggerak Harga
Pergerakan harga emas digital dipengaruhi oleh dua faktor utama: sentimen di pasar emas global dan fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS. Ketegangan geopolitik dan data ekonomi global mendorong investor mencari aset aman sehingga mendorong harga emas dunia, sementara pelemahan atau penguatan rupiah memengaruhi harga lokal dalam rupiah.
Pelaku pasar juga mencatat bahwa likuiditas dan volume transaksi di platform seperti Lakuemas, IndoGold, Treasury, dan ShariaCoin berperan mempercepat reaksi harga di pasar domestik, karena pembelian skala kecil dari investor ritel dapat menambah tekanan beli di sisi permintaan.
Update Harga pada Beberapa Platform
Selain Lakuemas, laporan menyebutkan harga di platform lain seperti IndoGold, Treasury, dan ShariaCoin menunjukkan tren searah meski angka spesifik bervariasi antar‑platform. Perbedaan harga antar‑platform masih wajar akibat spread, biaya layanan, dan mekanisme penetapan harga masing‑masing perusahaan penyedia.
Institusi keuangan yang menyediakan produk emas fisik dan digital—termasuk Pegadaian, ANTAM (melalui produk ANTAM untuk emas batangan), dan galeri perdagangan emas—juga menjadi acuan harga bagi investor yang ingin melakukan konversi antara emas digital dan emas fisik.
Dampak Pada Investor dan Ritel
Penguatan harga emas digital memberi peluang bagi investor ritel yang memegang posisi beli, namun juga meningkatkan biaya akuisisi bagi investor baru yang membeli pada level lebih tinggi. Untuk pelaku usaha yang menjual perhiasan atau emas fisik, pergerakan harga digital menjadi sinyal permintaan dan potensi tekanan pasokan saat investor melakukan konversi.
Analis pasar merekomendasikan agar investor memperhatikan spread platform, biaya penjualan, serta likuiditas jika berniat menjadikan emas digital sebagai bagian portofolio diversifikasi. Perusahaan penyedia layanan—seperti PT Laku Emas Indonesia, IndoGold, Treasury, dan ShariaCoin—dituntut menjaga transparansi harga dan mekanisme likuiditas untuk mempertahankan kepercayaan investor ritel.
Catatan Redaksi
Laporan harga ini mengacu pada update yang dipublikasikan pada 10 Maret 2026 oleh Investor Daily dan sumber platform perdagangan emas digital. Pembaca yang mempertimbangkan transaksi disarankan mengecek harga terbaru langsung di platform terkait karena harga dapat berubah cepat mengikuti pasar global dan nilai tukar.